at 4:16 PM

Emacs Command Line (X window)

X window yang dimaksud dalam penjelasan ini yaitu tampilan emacs ketika muncul dilayar.
Hal ini berguna untuk mengatur tampilan emacs misalkan font yang ingin digunakan, atau warna background atau foreground tampilan emacs dan masih banyak lagi.
Selain menggunakan opsi yang ada dibawah ini bisa juga menggunakan init file bahkan sepertinya lebih banyak menggunakan file init daripada opsi-opsi pada command line. Inilah salah satu fitur yang menurut saya tidak terlalu berguna yang terdapat pada Emacs.
  • –name name
    Fungsinya untuk memberikan nama pada window yang akan digunakan oleh emacs.
  • -T name, –title name
    Kurang lebih sama dengan yang diatas yaitu untuk mengganti titel window pada emacs.
  • -r, -rv, –reverse-video
    Untuk membalik warna pada emacs.
  • -fn font, –font font
    Menggunakan font pilihan sendiri
  • –xrm resources
  • –color=mode
  • -bw pixels, –border-width pixels
    Menentukan ukuran lebar border pada window emacs.
  • -ib pixels. –internal-border pixels
  • -g geometry, –geometry geometry
    Ukuran window emacs ketika tampil, untuk opsi geometry ini bisa dilihat pada manual X kemudian cari kata geometry ($man X) trus tekan slash(/) ketikkan geometry.
    Format opsi geometry yaitu: LEBARxTINGGI+Xoff+Yoff
    Untuk Xoff(X offset) dan Yoff(Y offset) bisa dikosongkan.
    Contoh: 1000×500 –> berarti window emacs akan tampil dengan lebar 1000 dan tinggi 500
    Penjelasan x dan y offset:
    +0+0 –> pojok kiri atas.
    -0+0 –> pojok kanan atas.
    -0-0 –> pojok kanan bawah.
    +0-0 –> pojok kiri bawah
  • -lsp pixels, –line-spacing pixels
  • -vb, –vertical-scroll-bar
  • -fg, –fullheight
    Menampilkan window emacs dengan tinggi window sama dengan tinggi layar.
  • -fs, –fullscreen
    Menampilakan window emacs dalam keadaan fullscreen
  • -fw, –fullwidth
    Menampilkan window emacs dengan lebar window sama dengan lebar layar.
  • -fg color, –foreground-color color
    Membuat warna text sesuai keinginan(Default “hitam”).
    Contoh: $emacs -fg red
    warna text pada emacs akan menjadi merah
  • -bg color, –background-color color
    Untuk mengganti warna background.
  • -bd color, –border-color color
    Mengganti warna border.
  • -cr color, –cursor-color color
    Mengganti warna cursor
  • -ms color, –mouse-color color
  • Mengganti warna cursor
  • -d displayname, –display displayname
  • -nbi, –no-bitmap-icon
  • –iconic
  • Menjalankan emacs d pada mode iconic, yaitu dalam keadaan minimize
  • -nbc, –no-blinking-cursor
  • Untuk membuat cursor tidak berkedip
  • -nw, –no-window-system
  • Menjalankan emacs tanpa menggunakan window, jika dulu saya menggunakan vim untuk mengedit file di shell atau terminal, karena jika menggunakan emacs akan sedikit lebih lama ketika loading awal, namun setelah saya mengetahui opsi ini saya sekarang lebih suka edit file di shell dengan menggunakan $emacs -Q -nw bahkan saya sendiri membuat alias perintah emacs –no-window ini dengan enw di file bash.rc
  • -D, –basic-display
Referensi
  • $ emacs --help

Tulis Komentar dengan akun Facebook Anda.

0 comments:

Post a Comment