at 10:33 PM

Compiled atau Interpreted

Dalam dunia programming ada 2 mode eksekusi terhadap
intruksi-intruksi yang diberikan kepada komputer. Compile yang
secara bahasa berarti menyusun, dan interpreter atau menerjemahkan,
perbedaan paling mendasar dari keduanya adalah cara melakukan
eksekusi perintah yang diberikan.

 

  1. Interpreted.
  2. secara bahasa berarti penterjemah, begitu juga dalam dunia
    komputer interpreter
    adalah juga berarti sebuah program yang menerjemahkan intruksi
    dalam bahasa pemrograman, ;atau dengan kata lain melakukan eksekusi
    terhadap perintah yang diberikan.Sebuah bahasa
    pemrograman yang berkategori ini membutuhkan sebuah
    program(interpreter) untuk menterjemahkan intruksi tersebut agar
    dimengerti oleh mesin atau komputer.

    Contoh bahasa-bahasa programming yang menggunakan mode
    interpreted.
    Perl, Python, Php, Ruby.

    Salah satu keuntungan bahasa Interpreter adalah melakukan
    maintenance terhadap kode jadi lebih mudah.
    Hal ini membuat sebuah bug program dapat lebih mudah
    diketahui

    Selain itu program yang ditulis dengan interpreted code, dapat
    digunakan di semua platform yang telah didukung oleh interpreter
    itu sendiri, misalkan sebuah skrip Python bisa dieksekusi di
    Linux, Unix, Windows atau bahkan Machintos tanpa dilakukan
    perubahan kode.

    Sedangkan kelemahan dari interpreted language adalah program akan
    berjalan lebih lambat dari pada compiled kode.

     

  3. Compiled.
  4. yaitu intruksi dari sebuah bahasa pemograman dirubah/disusun
    menjadi bahasa biner oleh compiler.

    Sebuah program yang ditulis dengan compiled code tidak lagi
    membutuhkan compiler untuk melakukan perintah terhadap sistem.
    Hal ini membuat compiled code lebih cepat dalam menjalankan
    intruksi-intruksi kepada sistem.

    Contoh bahasa compile:

    C/C++, Pascal, Basic.

    Kelebihan paling penting dari compiled code adalah eksekusi
    program lebih cepat, karena telah disusun menjadi biner yang dapat
    dimengerti langsung oleh mesin.

    Hal inilah yang membuat bahasa compiled (terutama C) digunakan
    untuk membuat sistem operasi, karena banyaknya perintah yang harus
    dieksekusi.

    Sedangkan kelemahan bahasa compile ini salah satunya adalah
    program tidak bisa dieksekusi di platform yang berbeda ketika
    program dicompile, meski memiliki kode yang sama, tapi tetap harus
    dikompile ulang.

     

 

Tulis Komentar dengan akun Facebook Anda.

0 comments:

Post a Comment